Tak mengantuk, Evelyn duduk termenung, membiarkan pikirannya mengembara.Saat itulah suara langkah kaki terdengar dari belakang.Seseorang berjalan sambil mengumpat, lalu menjatuhkan diri ke bangku dengan posisi menyamping di belakangnya.“Brengsek kamu, Jhon! Kurang ajar! Aku akan laporkan kamu ke dinas pendidikan! Beraninya menyiksa murid! Gila!”Danau yang sunyi membuat setiap umpatan terdengar jelas.Dari suara itu, Evelyn langsung mengenali siapa dia, Doni, bocah yang pernah memasang ember air di atas pintu kelas. Pelindung setia Cheril.Sepertinya dia baru saja “dirapikan” oleh Dosen Jhon. Guru itu memang tak pernah setengah-setengah, bahkan di hari libur.Evelyn duduk di balik bayangan pohon besar, tak terlihat. Namun wajah Doni tampak jelas di bawah cahaya bulan lingkar hitam tebal di matanya, kaleng bir di tangan, dan lembaran soal matematika berserakan di kakinya, penuh bekas injakan.“Evelyn sialan, si aneh jelek itu! Gara-gara dia aku jadi begini! Tunggu saja! Kalau aku t
Last Updated : 2026-01-06 Read more