"Aku kangen, Sayang," suara Luis terdengar berat, hampir seperti bisikan yang menuntut. "Kamu nggak pengen datang ke rumahku? Aku butuh kamu."Di seberang telepon, Nadine terdiam sejenak, terkejut dengan nada bicara Luis yang tidak biasa—nada yang penuh dengan urgensi yang terselubung gairah."Den Mas, ini udah lewat tengah malam. Kita baru aja tunangan. Ada apa? Kamu kayak nggak tenang?"Luis memejamkan matanya rapat-rapat. Pikirannya kacau.Di bawah alam sadarnya, tubuhnya merindukan kehadiran sosok wanita yang biasa meniduri ranjangnya itu. Namun egonya menolak mengakui bahwa sosok yang ia cari adalah Shakira.Ia ingin menggantikan memori tentang sentuhan dan aroma Shakira dengan Nadine sekarang juga."Aku cuma pengen kamu ada di sini, nemenin aku tidur. Aku pengen kita ... kayak pasangan pada umumnya, Nad."Nadine menghela napas lembut, terdengar sedikit rasa haru."Den Mas, dengar aku. Aku juga kangen kamu, tapi kita udah sepakat buat menjaga semuanya sampai hari pernikahan nanti
Last Updated : 2026-01-08 Read more