Mobil Luis memasuki pelataran rumahnya tepat saat matahari mulai tergelincir ke ufuk barat. Melangkah turun dengan perasaan yang jauh lebih tenang, namun langkahnya terhenti sesaat ketika melihat mobil sedan hitam terparkir di sana.Luis pikir kedua orang tuanya mungkin sedang menjami seorang tamu.Begitu memasuki ruang tamu, di sofa besar itu, ayahnya, Lubis Hartadi, duduk berdampingan dengan Pak Paralio, ayah Shakira.Keduanya sedang menyesap teh, sesekali melempar senyum tipis, sebuah pemandangan yang mustahil terjadi selama delapan tahun ini. Sepertinya, diplomasi tulus dari orang tua Luis berhasil meruntuhkan gunung es di hati Pak Paralio demi masa depan cucu mereka, Ruis."Baru pulang, Luis?" tanya Lubis Hartadi, ayahnya, dengan nada santai.Luis mengangguk hormat. "Iya, Yah.”Lalu memberi salam pada mertuanya.“Selamat sore, Ayah Paralio."Pak Paralio bangkit dari duduknya. Wajahnya yang bijaksana itu menatap Luis dalam-diam. Keheningan menyelimuti ruangan selama beberapa detik,
Zuletzt aktualisiert : 2026-02-25 Mehr lesen