Indra duduk di belakang meja kerjanya, matanya menatap layar di depannya. Sedangkan pikirannya tertuju ke klinik dimana Andira sedang dirawat.“Semoga kamu kuat, Dira.”Disaat itu, pintu diketuk dari luar. Tidak berapa lama, wajah Hasan muncul di balik pintu. Biasanya penuh senyum tapi kali ini wajahnya tampak biasa.Bukan karena ada masalah, tapi karena memang dia sudah tahu keadaan Indra. Sudah tahu apa yang terjadi kepada Dira, adiknya Indra.“Pak, saya turut prihatin dengan kejadian yang menimpa adiknya Pak Indra. Semoga semuanya baik-baik saja, dan tabah,” ucap Hasan sambil meletakkan beberapa laporan di depan Indra.“Terima kasih, San.”“Tapi, sebenarnya dibalik kejadian seperti itu, ada satu hal yang harus disyukuri, pak,” sambung Hasan.Indra mendongak. “Apa?”“Dengan begini, Tuhan telah menunjukkan siapa lelaki itu. Artinya dia tidak baik, daripada menikah dengan orang yang tidak baik, lebih baik terbuka kedoknya sebelum terjadinya pernikahan,” jawab Hasan.Indra terdiam beb
Last Updated : 2025-12-13 Read more