"Maaf," ucap Indra dan Salsa saling melepaskan pelukan dan ciumannya.Mereka baru sadar kalau keadaan Dira pastinya begitu tidak nyaman melihat pasangan yang bermesraan."Aku gak marah. Serius. Aku paham, sejak hari itu kalian pasti saling menahan, ada sesuatu yang harus dikeluarkan," kekeh Dira mencoba terlihat tenang dan memang tidak ada apa-apa.Tapi, raut wajah tidak bisa bohong. Mulut Dira mengatakan baik-baik saja, tapi dia masih sedih."Atau kalau mau, disamping klinik ini kayaknya ada hotel. Bisa tuh check in bentar," sambung Dira.Salsa menggeleng. "Gak perlu, Dira."Dira menarik selimutnya dan kembali memejamkan matanya, tangannya terulur mengelus perutnya."Nak, kita tidur lagi ya."Indra mengelus pucuk kepala Salsa dengan lembut dan kembali memeluknya."Sayang, kamu tidur lagi aja. Biar aku yang jaga Dira," ujar Indra kembali mengecup lembut keningnya Salsa."Aku gak perlu dijaga, Kak," sahut Dira."Iya, Dek. Kamu tidur aja ya.""Hmmm."Indra menepuk pahanya meminta Salsa
Last Updated : 2025-12-17 Read more