Ruang rapat itu penuh, tapi tidak sesak.Semua kursi terisi. Semua mata waspada.Di layar utama terpampang satu judul.Simulasi Likuiditas 12 Bulan — Skenario AgresifSeeyana berdiri di depan, bukan sebagai pembicara yang meyakinkan, tapi sebagai kapten yang menunjukkan peta badai.“Kalau kita percepat ekspansi tanpa pendanaan eksternal,” katanya tenang, “arus kas kita menipis di kuartal ketiga.”Armand mengangguk. “Masih aman, tapi margin kita tipis.”Laras menyela, “Dan kalau pasar berbalik?”Sunyi sesaat.“Kalau pasar berbalik,” lanjut Seeyana, “kita akan defensif. Tapi tetap independen.”Itu kata kuncinya.Independen.Sore itu, Pranata Capital mengirim surat resmi.Isinya rapi. Profesional. Nyaris simpatik.Mereka menawarkan fasilitas pendanaan jembatan. Bunga rendah. Tanpa jaminan tambahan. Dengan klausul kecil hak peninjauan strategi setiap kuartal.
Mehr lesen