Malam itu, setelah makan malam bersama, Ara dan Raffi memutuskan untuk berjalan-jalan di sepanjang pantai yang tenang. Angin laut sepoi-sepoi, dan bulan purnama bersinar terang di langit. Mereka berjalan berdua, tangan dalam tangan, sambil berbicara tentang masa depan mereka. Ara: (sambil tersenyum) "Kamu tahu, Raffi, aku merasa sangat beruntung memilikimu. Dan aku berharap suatu hari kita bisa memiliki keluarga kita sendiri." Raffi: (sambil menggenggam tangan Ara) "Aku juga, Ara. Aku sangat ingin kita memiliki anak-anak kita sendiri, tapi aku juga tahu bahwa kita harus bersabar." Ara: "Tentu saja, Raffi. Kita pasti akan bersabar. Yang terpenting, kita saling mendukung dan tetap bahagia bersama." Mereka melanjutkan berjalan-jalan, mendekati ombak yang berdesir di pantai. Tiba-tiba, Ara merasakan sesuatu yang aneh dalam dirinya. Dia merasa tidak enak badan, dan perutnya terasa berdenyut-denyut.
Last Updated : 2025-12-19 Read more