Medina tidak bisa menahan senyum bahagianya. "Saya juga, Arga," jawabnya dengan suara yang bergetar karena emosi. Mereka saling memandang sejenak, sebelum akhirnya merangkul satu sama lain dan beralih ke kasur yang terletak di ujung kamar hotel. Ketika mereka berada di atas kasur, ciuman dan belaian mereka semakin intens. Arga dengan lembut mencumbu bibir, leher, dan seluruh tubuh Medina, sementara Medina menanggapi dengan erangan halus yang memperdalam keintiman mereka. "Pakaianmu," bisik Arga di telinga Medina, suaranya dipenuhi dengan desiran gairah. Medina hanya tersenyum tipis, mengetahui apa yang diinginkan Arga. Dengan gerakan gemulai, dia membiarkan Arga melepaskan pakaian satu per satu, membiarkan keintiman antara mereka semakin dalam dan tak terhindarkan. Saat keduanya telanjang bulat di atas kasur, kehangatan tubuh mereka saling bersentuhan, menciptakan sensasi yang tak terlukiskan dengan
Last Updated : 2026-01-01 Read more