Setengah jam kemudian, Edric menggendong anak kucing kecil yang badannya sudah dibersihkan menuju lantai atas.Anak kucing kecil itu belum divaksin, bahkan mandi pun belum bisa. Jadi, Edric memakai tisu basah dan mengusapnya bolak-balik belasan kali, baru bisa dibilang lumayan bersih. Dia tetap merasa agak jijik, jadi membungkusnya dengan handuk dua lapis.Tadi saat pergi dari lapak itu, anak kucing itu mencengkeram kakinya dan tidak mau melepaskan. Dia memanggil dengan suara manja dan lembut. Dia benar-benar tidak tega, jadi membelinya dan membawanya pulang.Saat ini, sepasang mata anak kucing yang bulat dan bening itu menatap dirinya. Edric mengalihkan pandangan dan berkata, "Jangan lihat aku begitu, aku nggak makan rayuan semacam itu."Beberapa detik kemudian, dia berkata lagi, "Nanti waktu Mama datang, kamu manja saja sama dia."Entah kebetulan atau memang benar mengerti ucapannya, anak kucing itu mengeong manis sekali. Suasana hati Edric membaik sedikit, melihat kucing kecil yang
Read more