Share

Bab 331

Penulis: Nayla
"Apa katamu?"

"Kamu yakin kamu dengar dengan jelas? Orang yang mereka selidiki itu aku?"

Di dalam ruangan, Vivian menggenggam ponsel. Nada suaranya serius.

Orang di seberang berkata, "Benar, Bu Vivian. Mereka bukan hanya menyelidiki keberadaanmu di luar negeri beberapa waktu lalu, tapi juga menelusuri semua kegiatanmu selama lima tahun ini. Mereka bahkan pergi ke sekitar tempat tinggal sementaramu di luar negeri."

Wajah Vivian seketika menggelap. "Siapa yang menyuruh mereka?"

"Ini kurang jelas.
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Cinta Mati Bersama Kepergian Buah Hati   Bab 520

    Keesokan harinya, Edric menjalani pemeriksaan lagi. Setelah semua indikator tubuhnya dinyatakan normal, Scarlett membawanya keluar dari rumah sakit.Sesampainya di vila, begitu Edric membuka pintu, dia melihat Sherrif sedang duduk di atas karpet dekat pintu sambil membersihkan bulunya sendiri."Baru beberapa hari nggak ketemu, Sherrif sepertinya sudah lebih besar, dan juga lebih cantik," kata Edric. Saat pertama kali mereka membawanya pulang, bulunya kotor dan kusam. Namun sekarang bulunya berkilau dan lembut seperti pita satin yang bersih. Tubuhnya juga terasa membesar."Namanya juga anak kucing, tumbuhnya cepat," kata Scarlett.Selama Edric dirawat di rumah sakit, dialah yang mengurus anak kucing itu setiap hari. Karena selalu bersama dari pagi hingga malam, Scarlett malah tidak terlalu merasakan perubahan apa pun.Scarlett langsung mengangkat Sherrif ke dalam pelukannya. Secara refleks, dia membenamkan wajahnya ke tubuh si kucing dan menggosokkannya dengan manja.Sama seperti biasan

  • Cinta Mati Bersama Kepergian Buah Hati   Bab 519

    Scarlett tertegun sejenak, lalu tersenyum."Benarkah? Berubah jadi seperti apa?"Mavin berkata, "Dulu kamu nggak akan menganalisis orang serumit ini. Pemikiranmu lebih matang dibanding sebelumnya, dan kamu juga lebih mampu berdiri sendiri."Scarlett sendiri tidak tahu apakah perubahan ini baik atau buruk.Mampu memahami kompleksitas manusia berarti telah mengalami banyak hal. Dari sisi itu, perubahan ini tentu baik. Namun, dia tak kuasa untuk tidak memikirkan kepahitan yang mungkin tersembunyi di balik proses tersebut.Mendengar hal itu, Scarlett tanpa sadar melirik Edric.Sebenarnya dia juga sedang belajar dari Edric.Hanya saja, menurutnya Edric melihat segala sesuatu jauh lebih jelas daripada dirinya. Apa yang baru saja dia katakan terasa seperti anak kecil yang sedang meniru orang dewasa. Menyadari tatapannya, Edric tersenyum padanya."Aku ingin berbicara dengan Edric sebentar," kata Mavin dari ujung telepon.Scarlett tidak curiga apa pun dan langsung menyerahkan ponselnya kepada E

  • Cinta Mati Bersama Kepergian Buah Hati   Bab 518

    Telepon itu dari Mavin.Scarlett menekan tombol terima.Tadi dia terus merasa tegang dan khawatir, hingga tenggorokannya juga terasa kaku. Karena itu, suaranya sedikit bergetar saat berbicara.Menyadari ada yang tidak beres dengan suaranya, Mavin langsung waspada. "Ada apa? Terjadi sesuatu?"Scarlett buru-buru menjawab, "Nggak ... nggak ada apa-apa."Tidak mungkin dia memberi tahu Mavin bahwa ciuman dengan Edric barusan membuat jantungnya berdebar hebat.Untungnya, Mavin tidak bertanya lebih lanjut. Setelah mendengar jawabannya, dia langsung masuk ke pokok pembicaraan.Kloter pertama produk yang dibutuhkan L.L sudah selesai diproduksi dan diserahkan kepada pihak L.L. Mereka sangat puas dengan kualitas produknya, tetapi merasa jadwal pengerjaannya agak terlalu lama dan berharap mereka bisa mempercepat proses produksi.Setelah memahami situasinya, Mavin baru menyadari bahwa akar masalahnya adalah kawasan pabrik tersebut baru dibangun belum lama ini. Jumlah tenaga kerja masih kurang dan p

  • Cinta Mati Bersama Kepergian Buah Hati   Bab 517

    Namun, cinta seperti itu terlalu rapuh dan sulit digenggam.Scarlett tidak ingin lagi menghabiskan waktunya untuk mengejar cinta yang bisa lenyap kapan saja. Dia ingin melakukan hal-hal yang lebih berarti.Misalnya UME, misalnya masa depannya. Atau bahkan ....Scarlett mengangkat mata dan menatap Edric. Dahulu Edric mempertaruhkan nyawa untuk menyelamatkannya. Setelah itu, demi dirinya, Edric bahkan berselisih dengan Harris dan hampir mengalami kecelakaan.Terlepas dari urusan cinta, Edric tetaplah penyelamatnya.Edric membalas tatapannya tanpa menghindar. Sudut bibirnya kembali terangkat.Sebaliknya, Scarlett justru merasa pipinya sedikit panas saat melihat senyuman itu. Dengan canggung, dia mengalihkan pandangan, lalu asal mencari topik."Bukannya dokter bilang kamu sudah bisa keluar rumah sakit sebentar lagi? Kenapa masih diinfus? Apa kondisimu drop lagi?"Tatapannya tertuju pada selang infus di punggung tangan Edric. Dia selalu merasa rona wajah Edric agak aneh."Cuma buat memastik

  • Cinta Mati Bersama Kepergian Buah Hati   Bab 516

    Suara tangisan pelan terdengar dari belakang, tetapi kali ini Devan tidak menoleh lagi.Dia berjalan keluar dari gerbang, memandang langit yang suram. Jantungnya seolah diremas erat oleh tangan besar. Rasanya sesak hingga hampir membuatnya tidak bisa bernapas.Selama bertahun-tahun ini, dia merasa bersalah pada Vivian sehingga berusaha menebus dengan segala cara, memberikan semua yang bisa dia berikan.Bahkan dia sampai membalas dendam pada Scarlett.Pada malam pernikahan mereka, dia mengabaikan Scarlett hingga wanita itu menjadi bahan tertawaan seluruh kota. Setelah menikah, dia juga tidak pernah memedulikan Scarlett, bahkan selalu menentangnya dalam segala hal.Devan mengira itu adalah bentuk kompensasinya kepada Vivian. Tak disangka, itu ternyata adalah perundungan yang berlangsung selama lima tahun.Konyol, benar-benar konyol.Duar .... Saat itu, suara guntur menggelegar dan hujan deras pun turun.Devan mendongak. Air hujan mengaburkan pandangannya, membasahi seluruh tubuhnya. Dia

  • Cinta Mati Bersama Kepergian Buah Hati   Bab 515

    Dulu, ibu Scarlett menggunakan budi penyelamatan nyawa sebagai ancaman agar mereka putus. Semua orang mengira Vivian dipaksa dan tidak punya pilihan selain pergi ke luar negeri.Namun sekarang, Vivian malah mengatakan kepadanya bahwa perpisahan itu adalah keputusan yang dia setujui sendiri, dan keberangkatannya ke luar negeri juga karena dia menerima uang kompensasi dari ibu Scarlett.Kalau begitu, apa yang dimaksud dengan "paksaan" selama ini?Lalu apa arti semua balas dendam yang selama bertahun-tahun dia tujukan kepada Scarlett?Tangan Devan bergetar. Matanya merah padam. Berbanding terbalik dengannya, Vivian malah tampak luar biasa tenang. "Karena aku mencintaimu. Aku nggak ingin berpisah denganmu."Devan bertanya, "Kalau nggak ingin putus, kenapa kamu setuju?"Vivian menjawab, "Karena aku butuh kesempatan itu. Aku juga ingin berdiri sejajar denganmu. Aku nggak suka cara orang-orang memandangku seperti memandang Cinderella.""Devan, sejak lahir kamu sudah hidup dalam kemewahan. Sta

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status