Seolah-olah sudah menebak dia akan berkata begitu, Edric memandangnya dengan penuh apresiasi, lalu tersenyum penuh pengertian. "Aku punya satu informasi, mungkin kamu butuh. Mau dengar?"Scarlett berpikir sejenak, lalu bertanya dengan nada mencoba, "Vivian nggak hamil?"Edric mengangkat alis. "Kamu tahu?"Scarlett menyahut, "Cuma dugaan."Vivian sudah memakai sepatu datar, tidak lagi melakukan nail art, dan perilakunya memang seperti wanita hamil. Namun, setelah beberapa kali bertemu dan memperhatikan dengan saksama, dia merasa Vivian tidak seperti wanita hamil yang benar-benar menjaga anaknya.Hari itu saat Devan menghalanginya di jalan, ketika Vivian muncul, dia langsung berlari cepat ke sisi Devan.Scarlett ingat saat dirinya hamil, dia bahkan tidak berani bergerak terlalu kasar, apalagi berlari seperti itu yang bisa mengguncang perut. Belum lagi kalau sampai terpeleset dan jatuh, bayinya bisa keguguran.Dia merasa jika Vivian ingin menggunakan anak itu untuk mengikat Keluarga Laksm
Magbasa pa