Bhumi Mataram berdandan, menyongsong hari besar yang terukir dalam sejarahnya. Di jantung kerajaan, kota Medang bersolek dalam kemegahan yang tak tertandingi, melampaui segala perayaan yang pernah ada. Janur kuning melengkung anggun di setiap gerbang istana, menyambut kedatangan para pembesar dari segala penjuru, para bupati dan nayaka praja, para sanak saudara, serta rakyat jelata yang berkumpul memenuhi alun-alun. Setiap hiasan, setiap untai bunga melati yang harum semerbak, seolah bercerita tentang kebahagiaan. Hari ini adalah hari ketika dua hati tulus, Wulung dan Wulan, menyatukan ikatan suci, setulus pengabdian mereka pada negara dan raja.Di pelataran utama Pendopo Ageng, Wulung berdiri gagah dalam balutan dodot kebesaran berwarna keemasan, sulaman benang perak melukis motif batik dengan simbol kekuasaan dan kebijaksanaan. Sebuah keris bertahta permata Zamrud Katon menyelinap gagah di pinggangnya, memancarkan aura ketegasan sekaligus kharisma yang mendalam. Di sampingnya, Wulan
Last Updated : 2026-01-09 Read more