Kemegahan istana Mamatripura di tanah Medang kembali dihangatkan oleh kehadiran Mayang Salewang, sosok tetua yang dihormati, nenek agung dari segenap keluarga kerajaan. Perjalanan jauh dari pelataran Padang Randa, meskipun ditempuh dalam usia senja, tidak sedikit pun mengurangi aura keanggunan dan wibawanya. Sejak kedatangannya, Mamatripura diselimuti suasana khidmat yang berbeda, seolah mendatangkan kembali memori kejayaan para leluhur yang agung.Penyambutan beliau begitu hangat, layaknya seorang bunda kembali ke pangkuan keluarganya. Rakai Pikatan, Baginda Sri Maharaja Medang, tampil menyongsong dengan penuh rasa hormat, mendampingi Dyah Manohara, sang permaisuri, serta putrinya, Pramodhawardhani, yang kini mengemban gelar permaisuri baru. Aura kebersamaan dan ikatan darah tampak begitu kuat menyelimuti aula agung tempat perjamuan diselenggarakan. Sajian istimewa, ukiran gading dan kayu cendana, serta musik gamelan yang lembut mengisi udara malam. Mereka berbincang, mengenang masa
Last Updated : 2026-01-23 Read more