"Jangan membantah terus, Alea! Itu kan salahmu karena senang menumpuk pekerjaan." Kata Axel dengan senyum penuh kemenangan. Alea memang senang menumpuk pekerjaan. Tapi itu dulu. Sebelum Adamis menikah. Ia terobsesi untuk meninggalkan pekerjaan demi berdekatan dengan pujaan hatinya itu. Tapi sekali lagi, itu dulu. Saat Sang papa masih menempatkannya di ruangannya sendiri. Sekarang ada Axel yang mengawasinya. Ia tidak bebas lagi seperti dulu. "Sekarang Aku selalu menyelesaikan tugasku, Ax!""Sekarang sih iya, tapi ini adalah berkas lama yang papa minta untuk ditinjau ulang! Aku sudah mengerjakan bagianku, tinggal Kamu, Alea!" Tandas Axel puas. Setidaknya hari ini Alea melupakan niatnya menyambangi Adamis. "Sialan Kamu, Axel! Kamu sengaja, ya?!" Teriak Alea marah. Axel menyembunyikan senyumnya. Ia memang sengaja. Berkas - berkas itu memang perintah sang papa untuk ditinjau ulang tapi Papanya hanya meminta untuk dikerjakan sebagai selingan. "Setidaknya satu dalam sehari." Begitu kat
最終更新日 : 2026-01-23 続きを読む