Sang kekasih langsung memeluknya tanda setuju. Mereka seperti pasangan pengantin baru beda usia. "Setuju! Mau kan, Sayang?" Sahut Sabrina sekalian bertanya pada sang kekasih. "Apa sih yang enggak untukmu, Brin?" Sahut Sang kekasih dengan senyuman mesranya. Alea mendengus dalam hati, 'Sial! Tahu begini Aku mendingan nemenin Mama di rumah!'"Kita satu mobil aja." Usul Sabrina sambil bergayut pada lengan kekasihnya. "Boleh, Kami juga cuma pakai motor." Timpal Paramitha seraya mengerling manja pada sang kekasih. Alea menautkan alisnya. 'Mitha naik motor? Yang benar saja!'Paramitha melihat reaksi Alea dan langsung mengerti apa yang ada dalam benak Alea. "Pacarku masih kuliah. Sama Papanya belum boleh bawa mobil." Katanya menjelaskan. Sang kekasih mengangguk. Alea mendecih, "Apa emang nggak punya mobil?" Celanya langsung membuat wajah kekasih Paramitha memerah seketika. Entah karena malu atau marah. "Sembarangan! Jangan ngaco Kamu, Al!" Bela Paramitha sambil melotot. "Lagian,
Leer más