Beranda / Romansa / Adik Ipar Yang Jadi Suamiku / Bab 105 Kehebohan Alea

Share

Bab 105 Kehebohan Alea

Penulis: Dhisa Efendi
last update Tanggal publikasi: 2026-01-27 19:34:10

Alea belum lepas dari rasa terkejutnya saat Vinny mengatakan,

"Aku akan membawa Brian ke kamarku, Adamis."

Adamis mengangguk. Memang sudah jadi kebiasaan Vinny mengajak si kecil Brian ke kamarnya bila mereka tidak ada rencana bepergian. Evara juga sudah terbiasa dengan itu. Senyum manisnya mengembang saat Vinny tersenyum padanya untuk meminta izin.

"Bawalah. Jaga permata hati Kami itu baik - baik." Sahut Adamis sambil melempar senyum pada Evara.

"Tentu saja, Adamis. Kamu jangan meremehkanku.
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Adik Ipar Yang Jadi Suamiku   Bab 250 Keinginan Safira

    Safira sangat bersemangat mengamati renovasi rumahnya yang hampir selesai. Ia naik ke atas untuk melihat dengan bimbingan Ardi yang diamanati oleh Athena untuk menjaga ibunya. "Kalau saja Aku masih muda, Aku ingin tinggal di atas." Decak Safira kagum. "Kenapa nggak bisa? Ibu belum terlalu tua." Sahutan Ardi yang membuat Safira merasa tersanjung. Tapi Safira menggeleng. "Aku ini nggak bisa terus diam di kamar. Aku ini senangnya jalan sana jalan sini. Tulang tuaku ini nggak cukup kuat untuk terus naik turun." Katanya sambil mengibaskan tangannya. Ardi tertawa kecil tanpa maksud menghina. Ternyata Safira cukup sadar diri dengan tidak memaksakan keinginannya untuk tinggal di atas. "Semua fasilitas diadakan di atas sini, Bu. Ibu nggak perlu naik turun." Kata Ardi. "Bagaimana kalau Aku ingin ngerumpi di rumah tetangga?" Sahut Safira seraya mengerucutkan bibirnya. Ardi kembali tertawa. Ia merasakan sikap Safira yang sedikit berubah akhir - akhir ini. "Itu di luar prediksi." Sahut Ar

  • Adik Ipar Yang Jadi Suamiku   Bab 249 Kerinduan Lukman Hakim

    Lukman Hakim melirik bungkusan pastel di tangan Sabrina. Ia membuka pintu setelah memutar kunci. "Masuk dulu. Kamu ini!" Omelnya. Tangannya merebut bungkusan pastel itu dan membawanya ke dalam. Sabrina tercengang. Kakaknya ini memang luar biasa menyebalkan! Sabrina terpaksa ikut masuk dengan rentetan omelan yang keluar dari mulutnya, "Kakak ini gimana, sih? Kenapa nggak mau ngelanjutin omongan yang tadi? Mau ingkar janji? Jangan bikin pe ha pe, ya! Atau kakak sengaja ingin membuatku marah? Nanti Aku.. Mmf!"Omelan Sabrina terputus karena Lukman Hakim menjejalkan sepotong pastel ke mulutnya. Rasa asin dan gurih langsung terasa di lidahnya tapi ia segera mencabut pastel itu dari mulutnya. "Kak!! Apaan, siihh?!" Gelegarnya setinggi langit. Ia nyaris membuang pastel itu tapi bayangan wajah Alea menahannya. Pastel ini pemberian Alea yang baru saja memaafkannya. Lukman Hakim duduk di depan meja barnya. Ia mengunyah pastel itu dengan cibiran di mulutnya. "Makan! Yang rugi Kamu kalau

  • Adik Ipar Yang Jadi Suamiku   Bab 248 Keromantisan Kakak beradik

    Tanpa bicara Lukman Hakim langsung mengambil sepotong pastel dan memasukkannya ke dalam mulut. Gigitan pertama ia menemukan sensasi nikmat yang tidak biasa. "Enak. Beneran enak." Katanya memuji. Alea tersenyum manis mendengar pujian itu. Pujian yang ditujukan untuk sang mama tapi serasa hatinya yang berbunga - bunga. Lukman Hakim sudah dapat menguasai dirinya setelah ia menghabiskan dua potong pastel sekaligus. "Kalau Kakak suka, Kakak boleh bawa pulang. Aku bungkusin, ya?" Tawar Alea dengan nada hangat. Lukman Hakim langsung menganggukkan kepalanya membuat Sabrina membelalakkan matanya. Yang benar saja! "Suka sih suka, tapi apa harus serakus itu?" Dengusnya sebal. Lukman Hakim langsung memelototinya dengan tatapan mengancam. Sabrina tahu itu akan berakibat pada hubungannya dengan Edo. Hatinya mencelos. "Nggak papa, Brin. Kak Lukman suka. Ia juga bisa membaginya buatmu." Kata Alea menengahi. Sabrina menghela nafas sebelum menganggukkan kepalanya. "Kita pulang sekarang, Kak?"

  • Adik Ipar Yang Jadi Suamiku   Bab 247 Pastel buatan Artika

    Sabrina dan Lukman Hakim kompak berdiri dan menganggukkan kepalanya. "Iya, Tante." Sahut Sabrina sopan."Saya pulang dulu, Bu Artika." Kata perempuan berhijab panjang dan lebar itu."Oh, iya bu Ustadzah. Silahkan." Sahut Artika seraya merentangkan tangan kanannya. Ia lalu menunggu ustadzah itu menaiki mobil yang akan mengantarnya pulang baru ia kembali menoleh pada Sabrina dan Lukman Hakim. "Sebentar, Tante panggilin Alea dulu." Kata Artika ramah seraya bergegas masuk tapi langkahnya terhenti karena Alea sudah keluar lebih dulu. "Nah, ini Aleanya udah keluar." Kata Artika sambil tertawa. Sabrina dan Lukman Hakim terpaku di tempatnya. Alea masih mengalungkan kerudung di lehernya. Meski tak sempurna menutupi rambutnya tapi Ia tampak sangat berbeda. "A - lea?" Tanya Sabrina sambil menelan salivanya. Alea merasa pipinya panas karena tatapan Lukman Hakim yang begitu menghunjam. Tapi ia berusaha menenangkan deburan ombak di hatinya. "Iya, ini Aku. Memang Kamu pikir siapa?" Tanyanya

  • Adik Ipar Yang Jadi Suamiku   Bab 246 Belajar mengaji

    Semula Alea merasa kesal setiap kali sang papa menegurnya. Andara tidak hanya menegurnya, ia bahkan memberi ancaman jika Alea tidak mau mengubah sikap kasarnya. "Papa akan memecatmu, Al. Papa juga akan melarang Mama memberikan uang saku buatmu. Biar Kamu tahu perasaan orang yang hanya punya uang pas - pasan atau nggak punya uang sama sekali seperti mereka!""Papa!" Jerit Alea tertahan. "Kamu beruntung terlahir di keluarga yang sudah mapan, Al. Tapi tidak dengan Papa. Papa berjuang dari nol. Papa merasakan sakitnya direndahkan oleh orang - orang seperti dirimu." Tegas Andara. Alea terpana. Sang Mama memang seringkali menegurnya tapi ia terlalu malas untuk mengindahkannya. Baginya para pelayan itu tidak ada artinya buatnya. Selalu banyak pengganti untuk posisi rendahan seperti itu. Itu yang selalu ia pikirkan selama ini. "Ingat, Al. Papa serius. Sekali saja Papa lihat Kamu membentak orang seperti tadi lagi.."Alea diam. "Bayangkan jika Kamu berada dalam posisinya. Apa Kamu sanggup

  • Adik Ipar Yang Jadi Suamiku   Bab 245 Alea berubah?

    "Apa Aku benar menyukainya? Atau cuma pelampiasan karena dia mengingatkanku pada Adamis?" Bisik Alea pada diri sendiri. Lukman Hakim sendiri juga sudah tiba di rumahnya. Di pikirannya terekam jelas sikap canggung Alea dan pipinya yang merona. Juga saat Sabrina mendorongnya ke arahnya. "Anak itu sebenarnya lucu." Gumamnya pelan. Bibir Alea yang digigit karena salting membuatnya gemas. Lukman Hakim mengusap kepalanya sedikit kasar. "Apaan, sih? Apa Aku mulai suka sama anak centil itu? Enggak! Enggak akan!"Mulutnya menolak tapi hatinya mulai mendamba. Pikirannya terus terpusat pada sikap canggung Alea. Tangannya yang gemetar saat ia menjejalkan uang itu, matanya yang mengerjap karena nervous.. Lukman Hakim paling suka pada bibirnya yang merah karena gigitan itu. Lipstiknya sudah terhapus sejak Alea memakan bakso dan menghirup kuah panasnya. "Kakak akan menyesal kalau Alea di sambar orang!" Teriakan Sabrina waktu itu kembali terngiang di telinganya. "Nggak bisa. Nggak boleh!" Raca

  • Adik Ipar Yang Jadi Suamiku   Bab 94 Kedatangan Alea

    "Bubur kacang hijau? Itu bagus." Jawab Ariana atas saran Mariska. Makanan tambahan untuk Evara. "Tapi Aku sudah makan, Ma." Protes Evara. "Kamu tadi hanya sarapan roti, Eva. Nggak cukup untukmu dan Brian." Evara memang hanya sarapan setangkup roti dan segelas susu. Evara dan Athena saling berp

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-28
  • Adik Ipar Yang Jadi Suamiku   Bab 89 Proyek rahasia

    Athena pulang dan langsung menemui Safira. Tapi sebelum ia mengatakan sesuatu Ibunya itu sudah mengatakan, "Aku sedang nggak ingin berdebat denganmu, Atha. Aku lelah."Athena menelan semua kalimat yang ingin keluar dari mulutnya. Ia mendengus pelan sebelum membalikkan langkahnya dan keluar dari ka

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-27
  • Adik Ipar Yang Jadi Suamiku   Bab 73 Alea di kantor Adamis

    Anthony membelalakkan matanya. Tebakan Adamis benar. Secara naluriah ia takut akan kepintaran Adamis. Ia tidak bisa memecatnya kalau sudah begini. Dan itu akan membuat posisinya terancam. Secara Adamis adalah kerabat Vicky. Bagaimana kalau ia mengalihkan jabatannya pada Adamis kalau ia menganggapny

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-25
  • Adik Ipar Yang Jadi Suamiku   Bab 96 Perawat untuk Brian

    Alea melihat semua kehebohan itu dengan senyum kecil. 'Ternyata mudah sekali membuatmu drop, Eva!' kata hatinya puas. Ia berjalan dengan langkah tenang di bawah tatapan para pelayan yang baru melepas kepergian Evara dan Safira ke rumah sakit. "Itu penjahatnya!" Teriak Sisil gemas. Penjahat? "

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-28
Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status