Sabrina dan Lukman Hakim kompak berdiri dan menganggukkan kepalanya. "Iya, Tante." Sahut Sabrina sopan."Saya pulang dulu, Bu Artika." Kata perempuan berhijab panjang dan lebar itu."Oh, iya bu Ustadzah. Silahkan." Sahut Artika seraya merentangkan tangan kanannya. Ia lalu menunggu ustadzah itu menaiki mobil yang akan mengantarnya pulang baru ia kembali menoleh pada Sabrina dan Lukman Hakim. "Sebentar, Tante panggilin Alea dulu." Kata Artika ramah seraya bergegas masuk tapi langkahnya terhenti karena Alea sudah keluar lebih dulu. "Nah, ini Aleanya udah keluar." Kata Artika sambil tertawa. Sabrina dan Lukman Hakim terpaku di tempatnya. Alea masih mengalungkan kerudung di lehernya. Meski tak sempurna menutupi rambutnya tapi Ia tampak sangat berbeda. "A - lea?" Tanya Sabrina sambil menelan salivanya. Alea merasa pipinya panas karena tatapan Lukman Hakim yang begitu menghunjam. Tapi ia berusaha menenangkan deburan ombak di hatinya. "Iya, ini Aku. Memang Kamu pikir siapa?" Tanyanya
Read more