"Cinta? Kata cinta sangat mudah terucap dari mulut Nona Amanda."Suaranya datar dan dingin, disertai nada mengejek yang samar.Suara itu terdengar tidak asing.Amanda segera menoleh untuk melihatnya."Mario?""Kamu gila, ya? Lepaskan aku."Dia meronta, tapi Mario justru memeluknya lebih erat.Di balik mata yang lembut, tersembunyi kilat kejahatan."Mario!"Amanda terkejut sejenak, lalu melawan semakin keras karena marah.Charlie membawa banyak tas belanjaan, bertindak sebagai pengiring.Melihat situasi itu, dia ingin membantu.Namun, Nayla menghentikannya dengan satu tatapan.Pada saat yang sama, Mario melepaskan pelukannya. "Nayla, aku pinjam dia sebentar, kamu nggak keberatan, 'kan?"Nayla tahu hubungan mereka tidak sederhana.Mereka perlu bicara serius.Dia tersenyum tipis pada Mario. "Dokter Mario, jangan ganggu sahabatku. Kalau nggak, aku nggak akan melepaskanmu begitu saja.""Jangan pedulikan dia, kita lanjut belanja."Amanda memutar bola matanya."Sepuluh menit."Mario menarik A
Baca selengkapnya