Arlo mengeluarkan ponselnya dan hendak menelepon seseorang. Cortis mencibir lalu berkata, "Jangan lupa, yang kamu minta adalah satu jam. Kalaupun anak buahmu berhasil menemukan bahan obat itu, waktunya tetap nggak cukup untuk mengantarkannya ke sini."Kemudian dia menoleh ke pemuda penjual di sudut ruangan. "Tadi kamu sendiri yang bilang, kalau dalam satu jam dia nggak bisa membayar, barang itu akan dijual kepadaku."Pemuda itu ragu sejenak sebelum mengangguk. "Tentu saja aku akan menepati janji."Arlo melangkah maju ke tengah kerumunan. Lalu, dia langsung melepas topengnya dan berkata dengan tenang, "Namaku Arlo. Aku ingin membeli sebatang Rumput Surai. Syaratnya, barang itu harus bisa dikirim ke tempat ini dalam waktu satu jam.""Sebagai imbalannya, aku bisa membayar dengan uang, pil, atau kemampuan medisku. Aku bersedia mengobati satu penyakit untuk pemiliknya, penyakit apa pun, dengan standar sembuh total."Suara Arlo dipenuhi energi murni. Bergema seperti guntur di telinga semua o
閱讀更多