Yolanda juga sangat membutuhkan istirahat. Dia memejamkan mata.Dalam keadaan setengah sadar, sebuah pikiran samar melintas di benaknya. Sebenarnya, terus menjadi Kinta juga tidak buruk, bukan?Dia berbalik, memeluk sosok di sampingnya yang dijadikan bantal, lalu mengecap bibir dan tertidur nyenyak.Suara deburan ombak terdengar berirama, seperti alunan lagu pengantar tidur.Hingga matahari sudah tinggi, Yolanda akhirnya terbangun dengan perasaan puas dan segar.Dibandingkan dengan tempat sempit dan lembap yang mereka tempati beberapa hari sebelumnya, udara di sini begitu segar dan nyaman. Bantal manusia di sampingnya juga sangat nyaman.Namun, saat membuka mata, dia mendapati dirinya sedang meringkuk dalam pelukan seorang pria. Salah satu kakinya bahkan sudah melingkar di tubuh pria itu, sementara satu tangannya merangkul pinggang pria itu erat-erat. Dia seperti sedang memeluk guling.Dengan perasaan bersalah, dia mendongak, berharap pria itu belum bangun.Bagaimanapun, kemarin dia ma
Read more