Suasana mendadak hening. Semua mata tertuju pada Faruq.Faruq melangkah maju lagi, dengan aura laksana badai yang memporak-porandakan seluruh Klinik Wellness."Nggak akan!""Hahaha!" Faruq tertawa terbahak-bahak. "Kalau kamu berani menolak, aku hancurkan klinikmu, hancurkan kemampuanmu, lalu tangkap kamu!""Kalau begitu, bukan hanya kamu yang celaka. Semua yang terkait denganmu, satu pun nggak akan lolos!""Anak Muda, jangan bodoh! Di hadapanmu, aku adalah kuasa tertinggi. Sekuat apa pun kamu, kamu nggak akan bisa lepas dari tanganku ....""Benarkah?"Swoosh! Arlo tiba-tiba muncul di depan Faruq, bergerak seperti bayangan. Plak! Tepat diikuti suara tamparan nyaring.Sang ahli besar yang sebelumnya tampak mampu menebas langit dan bumi, Faruq, tak bisa percaya. Matanya terbelalak. Tamparan Arlo membuatnya terlempar keluar dari pintu Klinik Wellness.Bam! Tubuhnya jatuh keras ke tanah, sangat memalukan!"Cari mati! Berani menentang Komite Bela Diri ...." Para pria berbaju hitam yang datan
Read more