"Dabir, kukira kamu nggak berani keluar lagi!" Lintang memutar pedang kayu persik di tangannya, lalu menyimpannya ke belakang. Meski ucapannya terdengar santai, ekspresinya langsung menjadi serius.Dabir tampak belum genap 30 tahun, wajahnya sangat buruk rupa, bahkan bisa dibilang memiliki kejelekan yang setara dengan Mak Cik.Tubuhnya pendek, tetapi mengenakan jubah putih, sehingga membuat kulitnya yang gelap semakin mencolok, serta memberi kesan aneh dan semakin tidak sedap dipandang.Saat itu, wajah Nenek Buta berubah drastis. Dia melangkah maju dan langsung berlutut, "Salam hormat kepada Tuan Muda!"Dabir mengangkat dagunya. Dengan satu lambaian tangan, "mayat" besar di sampingnya tiba-tiba melompat, menyerang Lintang seperti seorang ahli bela diri.Raut wajah Lintang langsung berubah. "Kamu benar-benar berhasil melatih Raja Mayat?"Ekspresi bangga melintas di wajah Dabir. Dia bahkan malas menjawab, hanya menggoyangkan lonceng beberapa kali. "Mayat" itu langsung melancarkan seranga
Read more