Mobil van itu melaju kencang, dan akhirnya berhenti di depan toko perlengkapan pemakaman milik keluarga Diana. Arlo dan Chairil terang-terangan mengikuti dari belakang. Setelah melihat Diana dan sepupunya turun dari mobil, mereka langsung memarkir kendaraan di belakang."Kamu pernah lihat sepupunya?" tanya Arlo sambil mengernyit.Chairil menggeleng, lalu bertanya, "Sekarang gimana?"Sebelum Arlo menjawab, sepupu Diana tiba-tiba menoleh ke belakang.Wajahnya lebar, tetapi fitur wajahnya tampak menumpuk di tengah, sama sekali tidak sesuai dengan proporsi normal manusia. Itu membuat wajahnya terlihat aneh dan menyeramkan.Lingkar matanya hitam pekat, tatapannya kosong seperti tanpa kehidupan. Hanya dalam sekilas, tatapan itu membuat Chairil merasakan keringat dingin mengalir di punggungnya.Arlo tetap tenang. Namun dari jarak beberapa meter saja, dia sudah bisa mencium bau busuk dari tubuh wanita itu. Seperti bau mayat yang menempel akibat terlalu sering berurusan dengan jasad.Sepupu itu
Read more