Bahkan dengan ketenangan batin Arlo, tetap saja dia merasa terkejut saat mendengar tiga jenis obat spiritual itu.Seorang mantan orang terkaya yang pernah mengejar keabadian memang memiliki banyak harta berharga di tangannya."Bukan berarti nggak ada cara, hanya saja caraku belum tentu kamu mau menerimanya," kata Arlo."Semuanya ikuti arahan Pak Arlo!" Muamar kini telah merendahkan sikapnya sepenuhnya.Arlo berkata, "Nggak usah mikir lagi soal perpanjang usia. Menara Pengunci Jiwa juga harus dibongkar. Apa kamu bersedia?"Muamar hanya ragu sejenak, lalu berkata, "Aku sudah hidup lebih dari 90 tahun, aku juga sudah bisa menerima semuanya. Nggak ada lagi yang bisa kutolak. Hanya saja, dulu Master Torro pernah bilang, begitu Menara Pengunci Jiwa selesai dibangun, nggak boleh lagi diganggu selama 20 tahun. Kalau dibongkar, pasti akan mendatangkan bencana besar!"Arlo tersenyum ringan. "Dia memang tahu banyak!"Nada ejekan dalam suaranya sangat kentara, tetapi Birawa hanya tersenyum tipis d
Read more