Alman memuntahkan seteguk darah, lalu diseret oleh Arlo ke arah pintu. Jelas-jelas klub penuh orang, tetapi tak satu pun berani bersuara.Setelah masuk ke mobil Alman, Arlo berkata dengan nada datar, "Alamat!"Alman terdiam sejenak, lalu menjawab, "Pelabuhan Victoria, Seablue!"Arlo menginjak gas, mobil langsung melesat pergi."Rumor di luar bilang Pak Arlo adalah semi-grandmaster termuda dalam sejarah, tapi sebenarnya bukan begitu. Seharusnya kamu adalah grandmaster tenaga transformasi termuda!""Tuan Marlan seharusnya nggak menjadi musuhmu. Tapi sebagai grandmaster tenaga transformasi, gimana bisa kamu membunuh orang nggak bersalah sembarangan?"Alman menggeleng. Tatapannya pada Arlo kini penuh hormat, sekaligus kekhawatiran terhadap Marlan.Wajah Arlo tetap tenang. Melihat Alman tampaknya tidak tahu seluruh kebenaran, dia bertanya, "Membunuh orang nggak bersalah? Marlan ingin membunuhku, itu disebut nggak bersalah?"Alman menyahut, "Beliau nggak pernah benar-benar ingin membunuhmu.
Read more