“Kita tidak bisa begitu saja membatalkan, Sophie. Memangnya apa alasanmu?”Setelah terdiam beberapa saat, akhirnya Tuan Henry bersuara. Perusahaan milik Regan sudah lama mengajukan proposal padanya untuk bekerja sama. Baru kali ini, Tuan Henry menyanggupinya. Namun, kenapa tiba-tiba putrinya begitu?“Tanyakan saja ke Om Regan. Aku tidak akan begini kalau tidak gara-gara Axel.”Tuan Henry menghela napas panjang sambil menganggukkan kepala.“Jadi, gara-gara Axel lagi?”Sophie tidak menjawab, tapi kepalanya sudah mengangguk.“Iya, sudah tiga kali ini aku ke kantornya dan dia selalu tidak ada. Aku merasa dipermainkan saja olehnya, Pa. Aku kesal!!!”Tuan Henry mengulum senyum sambil menggelengkan kepala.“Calon tunanganmu itu bukan pengangguran, Sayang. Dia seorang pengusaha. Bidang usaha yang ia pegang banyak. Apalagi Axel yang bertanggung jawab atas perusahaan keluarganya.”“Ditambah lagi, ini mendekati pergantian tahun. Papa rasa, kamu tahu bagaimana sibuknya perusahaan mendekati pergant
Última actualización : 2025-12-07 Leer más