“Iya, untuk lebih jelasnya, silakan Anda datang ke kantor kami besok.”Sera mengangguk. “Iya, saya akan ke sana.”Sera mengakhiri panggilannya dan terdiam sambil menatap layar ponsel yang menghitam.“Memangnya apa yang ditinggalkan Ayah untukku? Jangan-jangan ada tunggakan hutang yang harus aku bayar,” gumam Sera.Sebelum Tuan Albert masuk penjara, ia mengalami bangkrut dan mempunyai banyak hutang. Bahkan Sera harus kerja keras untuk melunasi semua hutangnya. Rasanya tidak mungkin jika ayahnya meninggalkan harta benda sebagai warisan untuknya.Helaan napas keluar dari bibir Sera. Ia tidak mau berharap lebih kali ini. Apa pun yang ditinggalkan untuknya, Sera akan menerimanya. Apa pun itu.Sementara di kediamaan Tuan Henry, terlihat Axel duduk tegak di ruang tengah. Di sebelahnya duduk Sophie dengan manis. Wanita cantik itu terus menempel Axel, bahkan tangannya tak berhenti bergelayut di lengan Axel.
Última actualización : 2026-01-15 Leer más