Serena baru saja selesai memastikan Rion siap untuk terapi nanti siang. Anak itu masih tidur di ranjangnya napasnya setelah sesi peregangan ringan bersama suster. Serena menarik selimut hingga ke dada Rion, menatapnya sebentar lebih lama, lalu keluar. Ia melihat Steave baru saja muncul dari arah lantai tiga. Pria itu memakai semua yang ia siapkan. Serena melangkah cepat menghampirinya.Tanpa ragu, tangannya terulur dan menggandeng lengan Steave. Gerakannya begitu natural, seolah itu hal yang sudah biasa ia lakukan sejak lama.“Sarapan dulu,” ucap Serena sambil menariknya ke arah ruang makan.Steave menoleh, jelas terkejut.Ia menatap tangan Serena yang melingkar di lengannya, lalu wajah wanita itu. Serena tampak tenang, bahkan leluasa. “Serena–” Steave hendak bicara.“Hm?” Serena menengadahkan kepalanya untuk melihat Steave, sungguh ekpresi wanita itu sangat menggemaskan bagi Stesve. Akhirnya, Steave memilih diam dan mengikuti. Ia membiarkan dirinya dituntun, meski di kepalanya pe
Terakhir Diperbarui : 2025-12-22 Baca selengkapnya