“Iris, Kenapa lama sekali mengantar perlengkapan?” Jessi—seorang senior di departemen General Affair menahannya. Ia melirik kotak alat tulis yang dipegang Iris.“Jessi, aku ada perlu sebentar…” jawab Iris sambil melirik ke arah luar berharap ia bisa pergi untuk menyusul Easton.Akan tetapi Jessi memegangi lengannya. “Selesaikan dulu tugasmu. Departemen yang lain sudah menunggu!”Iris melirik jam tangannya. Ia masih ada waktu, seharusnya tidak masalah jika ia meminta waktu sebentar. Lagipula, ia hanya akan berbicara sebentar saja dengan Easton. Kalau tidak sekarang, kapan lagi ia bisa menemui pria itu?“Nanti akan aku antarkan. Tapi sekarang, aku perlu pergi sebentar. Please Jessi, ini penting sekali…” pinta Iris sambil menatap seniornya itu.“Penting? Apa yang lebih penting dari pekerjaanmu? Kamu tidak mau aku laporkan karena melalaikan tugas ‘kan?” Meski nadanya terdengar biasa, namun tatapan mata Jessi seperti mengancam Iris.“Jessi, percayalah, ini hanya sebentar saja. Setelah ini
Last Updated : 2025-11-20 Read more