Beberapa hari berlalu, tiba waktu pemotretan bagi Charlexon.Sesuai janjinya pada Vanya, Charlexon benar-benar totalitas dalam pekerjaannya. Sampai berkali-kali mendapat pujian dari Bobby, dan si kembar."Kerja bagus, Lex. Hari ini kamu sudah bekerja keras. Kalau semua model sepertimu, aku bisa tidur lebih awal setiap hari. Kamu beneran buat aku geleng kepala karena takjub," kata Bobby."Makasih, Pak. Semua juga berkat kemampuan anda. Saya hanya melakukan pekerjaan sesuai kemampuan yang saya bisa. Jangan terlalu memuji," kata Charlexon. Bobby menepuk bahu Charlexon, "hei, ayolah ... padahal aku setulus hati memujimu, lho. Jangan selalu merendah," pujinya."Betul, betul. Jangan terlalu merendah.""Hm, benar sekali. Padahal kamu sangat luar biasa. Bisa-bisanya merendah kayak gitu."Kata si kembar menyahuti perkataan Bobby."Tuh, dengar. Mereka saja setuju," tambah Bobby.Charlexon tersenyum tampan, "terima kasih untuk kalian semua. Kalian juga sudah bekerja keras," katanya."Ayo, kita
Last Updated : 2025-12-15 Read more