Damian mencubit hidung mancung Elshi, kemudian perlahan menciumi leher wanita yang selalu iya cintak itu. "Kalau aku cemburu, kenapa aku tidak bersamanya saja, saat kamu di nyatakan meninggal dunia selama bertahun-tahun." Kata Damian seraya tersenyum manis nan lembut. Elshi tersipu, lalu perlahan mendekat ke arah Damian, Elshi membalas kasih sayang Damian dengan mencium lembut dagu lelaki yang di gilainya sejak dulu itu. Damian memejamkan matanya, rasanya dia begitu mencintai Elshi, setelah berbagai perpisahan dan rintangan yang mereka hadapi selama beberapa tahun terakhir, Damian kembali mengingat bagaimana dulu dia melar kerja di perusahaan Elshi, kenangan-kenangan awal pertemuan mereka hingga bagaimana Elshi mengejar nya mati-matian. Damian tersenyum, wanita cantiknya itu memang begitu mencintainya dengan gila-gilaan. "Elshi, dulu mengapa kamu bisa jatuh cinta dnegan pria miskin seperti ku? apa yang membu
อ่านเพิ่มเติม