Lyra tersadar dan segera menggeleng cepat, seolah menepis gumamannya sendiri. “Tidak, bukan apa-apa,” ujarnya, berusaha terdengar wajar. “Aku hanya sedang membaca tulisanku sebelum membacakannya dengan lantang.”Neilson menatap layar sejenak, lalu mengangguk singkat, menerima penjelasannya tanpa komentar tambahan.Lyra menghela napas panjang, rasa lega menyusup perlahan ke dalam dadanya. Ia lalu menaruh ponselnya di atas meja di hadapannya, memastikan posisinya cukup stabil agar wajahnya terlihat jelas di layar.Setelah itu, ia kembali mengatur napas, menenangkan detak jantungnya, sebelum akhirnya mulai berbicara. Dengan suara mantap, Lyra menjelaskan desain dan konsep yang ia bawa. Tentang ide awalnya, proses kreatif yang ia jalani, hingga makna yang ingin ia sampaikan lewat tiap detail.Di seberang, Neilson mendengarkan dengan saksama. Sesekali ia menyela dengan pertanyaan singkat, menanyakan bagaimana konsep itu tercipta atau alasan di balik pi
Última actualización : 2026-02-16 Leer más