Kata "pernikahan" bergema di ruang tengah apartemen, menciptakan keheningan baru yang sangat pekat. Damian menatap Felix seolah sahabatnya itu baru saja kehilangan akal sehatnya. Detik demi detik berlalu tanpa suara, hanya menyisakan ketegangan yang mendadak membeku di antara mereka.Damian mendengus sinis, menganggap saran Felix sebagai lelucon paling bodoh abad ini. Ia memutar gelas wiskinya hingga es batu di dalamnya berdenting keras, memecah kesunyian yang mencekam."Kau pasti sudah mabuk, Felix," desis Damian, suaranya sarat akan cemoohan. "Menikahinya? Dia anak dari mendiang kakakku. Ide macam apa itu?""Dia anak angkat Sarah, Damian! Secara biologis, tidak ada setetes pun darah keluarga kalian yang mengalir di tubuh Ivony," potong Felix cepat, tidak membiarkan Damian berkelit dengan alasan silsilah.Namun, Felix berbicara dengan sangat serius, mengingatkan Damian bahwa selama bertahun-tahun hidup di luar negeri, Damian tidak pernah menjalin hubungan dengan wanita mana pun karen
Terakhir Diperbarui : 2026-05-27 Baca selengkapnya