Napas Binar masih sedikit terengah, pelepasannya masih menyisakan kenikmatan yang belum benar-benar usai.Namun, Bhaga enggan menunggu lebih lama lagi. Dia membalik tubuh Binar perlahan, mengangkat pinggulnya dan menekan punggungnya turun. Binar menoleh dan Bhaga dengan cepat menangkap bibirnya lalu kembali membasahinya dengan jilatan juga lumatan.Binar menahan tubuhnya dengan lengan yang bertumpu di sofa, tubuhnya semakin menungging dan mengeliat saat Bhaga mengelus bokong, perut, dan dadanya.Merasa cukup, Bhaga melepaskan ciuman itu, memegangi pinggul Binar agar tak bergerak dan menurunkan tubuhnya lalu menjilat sisa-sisa pelepasan Binar. Membuat Binar memekik pelan dan mengcengkeram pinggiran sofa dengan keras.Melihat milik Binar sudah cukup basah, Bhaga menyeringai. Dia menampar bokong Binar, melingkarkan tangannya ke perut Binar, lalu memasukkan kejantanannya dalam sekali hentakan keras.Tubuh Binar terdorong ke depan, keduanya menahan napas sesaat, merasakan denyutan yang men
Terakhir Diperbarui : 2026-01-23 Baca selengkapnya