Perjalanan pulang itu terasa sangat panjang. Rudi sesekali harus memanggil Bhaga untuk mengembalikan fokusnya. Sudah beberapa kali Rudi meminta agar dia yang menyetir, tapi Bhaga menolaknya.“Aku harus mengalihkan pikiranku,” jawab Bhaga.Biar bagaimanapun, dia sudah bersama dengan Celia beberapa tahun. Bahkan mereka memiliki Ardan. Meski tak mencintainya, hati Bhaga tetap tak tega melihat kondisi Celia sekarang, tapi ada hati yang mesti dia jaga.Dia merasa memiliki tanggung jawab untuk mengobati Celia. Bhaga menghela napas lagi, entah sudah untuk yang keberapa kalinya setelah keluar dari rumah itu.Rudi tak lagi berani menginterupsi, tapi matanya terus focus pada jalanan di depannya.Hingga tak terasa, mobil Bhaga sudah terparkir di halaman rumah utama dan Rudi sekalian berpamitan.Dengan langkah sedikit lunglai, Bhaga berjalan menuju paviliun, dan begitu pintunya terbuka, dia langsung memeluk Binar erat.“Aku merindukanmu, sangat merindukanmu,” ucap Bhaga.Binar terkesiap, tapi tet
Terakhir Diperbarui : 2026-01-07 Baca selengkapnya