Tidak ada lagi perang. Tidak ada lagi pertahanan yang putus asa. Yang tersisa hanyalah tarian—sebuah tarian yang anggun, berbahaya, dan tak berujung antara Sang Pelukis dan Kanvasnya. Hubungan kami telah berevolusi menjadi sesuatu yang tidak terbayangkan sebelumnya: sebuah kolaborasi kosmis. Sang Pelukis, yang kami beri nama "Aeon" dalam bahasa kami, tidak lagi menjadi ancaman yang tidak dikenal. Ia adalah sebuah kekuatan, sebuah kecerdasan dengan dorongan kreatif yang tak terpuaskan, dan kini, dengan seorang mitra yang diakui. Proyek Kanvas kini menjadi "Studio Kosmis". Di sini, para perwakilan dari setiap ras—seniman, ilmuwan, filsuf—bekerja sama untuk "mengkurasikan" sketsa-sketsa Aeon. Mereka akan memproyeksikan proposal Aeon ke dalam simulasi realitas yang sangat detail, mempelajari dampaknya terhadap kehidupan, kesadaran, dan narasi kolektif kami. Beberapa proposal ditolak dengan sopan. Sebuah ide untuk membalikkan aliran waktu di satu dimensi, misalnya, akan menghapus selur
Last Updated : 2025-11-29 Read more