“Aku sudah baik-baik saja, Simon. Jadi, kamu lanjutkan pekerjaanmu saja.”Olivia yang sudah sampai rumah pun menatap ke arah Simon dengan senyum lebar. Sebisa mungkin, dia menunjukkan ekspresi baik-baik saja. Selama diperjalanan, dia sudah melihat seberapa cemasnya Simon, membuatnya tidak ingin menambah masalah pria tersebut.“Aku tahu, tetapi aku mau menunggu sebentar lagi. Aku masih mau menemanimu,” sahut Simon. Dia menggenggam jemari Olivia dan mengelus lembut.“Kamu masih takut kalau Sean mengejarku lagi?” tanya Olivia, cukup tahu pikiran pria di depannya.Mendengar tebakan yang benar, Simon tertawa kecil. Dia berkata, “Aku benar-benar tidak bisa menyembunyikan apapun darimu, Olivia.”Olivia tertawa kecil. Benar. Simon memang tidak bisa menyembunyikan apapun darinya. Sekecil apapun masalahnya, entah kenapa Olivia selalu mengetahuinya.Olivia menghela napas lirih. Kali ini dia melepas tangan Simon, berganti dia yang menggenggam. Jemarinya mengelus pelan sembari berkata, “Kamu tenan
Ler mais