Malam di perbukitan Tuscany terasa sangat sunyi. Angin musim dingin berhembus pelan melewati kebun anggur yang luas di sekitar villa keluarga Viola Moretti. Lampu-lampu tua di sepanjang halaman batu menyala redup, membuat bayangan pohon anggur tampak panjang di tanah. Namun di dalam villa itu, ketenangan tidak benar-benar ada. Ketegangan yang dibawa keluarga Moretti dari Firenze membuat udara terasa berat. Di aula besar villa, Daniel Charter masih berdiri di dekat perapian besar. Api menyala pelan, memantulkan cahaya hangat di dinding batu tua. Namun wajah Daniel tetap tenang dan dingin. Di seberangnya, Carlo Moretti duduk dengan segelas anggur merah di tangannya. Putranya, Matteo, berdiri di dekat jendela sambil memandang keluar. “Anda benar-benar berniat melindungi warisan itu untuk Elena?” tanya Carlo akhirnya. Daniel tidak langsung menjawab. Ia menatap api di perapian be
Read more