Disaat mereka hendak naik mobil, muncul Dewa dari arah belakang. Ia membawa dua goodie bag berwarna biru muda. "Maaf, saya tahan sebentar. Saya cuma mau ngasih sesuatu untuk Zahra dan Aurel." Pria itu tersenyum sambil memberikan goodie bag pada Zahra."Terima kasih, Om. Nanti Zahra kasihkan pada Aurel," ucap Zahra."Salam ya buat Aurel.""Iya, Om Dewa.""Mas Dewa, makasih banyak. Masih sempat-sempatnya ngasih hadiah buat anak-anak," ujar Emir."Hanya bingkisan kecil, Mas.""Terima kasih, Mas Dewa." Ganti Naima yang bicara. "Maaf kalau selama ini saya pernah merepotkan, Mas Dewa.""Ah, nggak sama sekali," jawab Dewa dengan suaranya yang tenang. Kemudian Emir mengajak istri dan anaknya masuk ke mobil. Ketika kendaraan mulai bergerak, karyawan toko melambai-lambaikan tangan untuk mengantar kepergian keluarga kecil itu. Zahra tersenyum sambil membalas lambaian tangan mereka dari jendela kaca yang terbuka.Saat kendaraan itu akhirnya semakin mengecil karena kian menjauh, Dewa menarik nap
Terakhir Diperbarui : 2025-11-26 Baca selengkapnya