Mag-log inDi balik diamnya sang anak yang kerap menahan tangis, Naima menyimpan luka yang lebih dalam. Ia menikah lagi dengan harapan bisa memberi putrinya seorang ayah. Tetapi yang ia dapat justru prasangka dan bayang-bayang masa lalu Emir bersama Yesi. Sementara itu sang mertua terus mendesak Emir untuk mempertimbangkan rujuk dengan mantan istrinya demi anak mereka. Dalam pusaran konflik ini Naima mulai mempertanyakan, sanggupkah ia bertahan dan melindungi anaknya? "Setelah Aku Kau Miliki", bukan sekadar kisah rumah tangga yang terancam retak. Tetapi perjalanan getir seorang perempuan yang berjuang mempertahankan martabat dan anaknya di tengah badai cinta segitiga dan restu orang tua.
view moreSelesai makan, mereka membahas tentang poin-poin penting dalam rencana kerjasama. Seperti biasa Dewa sangat fokus. Waktu dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk membahas semua hal yang penting. Selang beberapa menit setelah pembicaraan selesai, relasinya pamit. Tapi Dewa masih duduk di sana menghadap laptop sambil sesekali menyeruput kopinya.Saat ia menoleh sekilas ke arah pintu masuk. Ia terkejut. Seorang wanita masuk sambil menggandeng tangan seorang anak perempuan. Wanita itu mengenakan kemeja krem dengan blazer navy, rambutnya digerai sebahu. Di tangan kanannya menenteng tas besar berisi kemasan keripik. Anak kecil di sampingnya masih mengenakan seragam SD, rambutnya dikucir dua. Anak itu sudah besar sekarang. Seumuran Zahra. Langkah wanita itu terhenti sepersekian detik ketika matanya bertemu dengan mata Dewa. Tia.Wajah itu tidak banyak berubah. Hanya sedikit lebih tirus. Sosok yang dulu membuat Dewa luluh tanpa banyak kata, wanita yang dulu ia percaya sepenuhnya. Sebelum kenyataan
Tidak ada yang sempurna. Dulu Dewa juga seperti anak muda pada umumnya. Suka balapan, minuman keras, ikut gelangang bebas. Tapi dia tidak pernah menyentuh obat-obatan terlarang dan main perempuan. Namun setelah lulus kuliah dan fokus bekerja. Sudah mulai mengurangi kebiasaan itu. Apalagi setelah memutuskan untuk menikah, dia benar-benar berhenti. Sebab ingin menjadi suami yang baik, sebagaimana dia berharap mendapatkan istri yang baik.Sebenarnya Ilyas tahu sepak terjangnya Dewa bagaimana. Hanya saja dia memang sudah berubah banyak. Merokok pun berhenti waktu menikah. Namun sekarang rokok kembali menjadi temannya dikala sunyi.Dewa sosok yang memiliki solidaritas tinggi terhadap teman dan lingkungan. Tidak pernah merugikan orang lain juga. Malah dia yang jadi tumpuan teman-temannya.Setelah menghabiskan satu batang rokok, Dewa berdiri dan kembali melanjutkan perjalanan. Dari Blitar ia mengambil rute menuju Kademangan, melewati area persawahan luas. Ia membuka kaca mobil. Angin siang
SETELAH AKU KAU MILIKI- 66 Perjalanan Pulang Mobil Dewa melaju meninggalkan batas kota Tulungagung untuk kembali ke Surabaya. Dia hanya ditemani suara mesin halus dalam kabin. Tidak ada musik yang mengalun. Karena kali ini ia lebih memilih suasana sepi.Tatapannya lurus ke depan. Tangan kirinya fokus ke kemudi, sedangkan tangan kanan bertumpu di sandaran pintu. Sesekali mengusap dagunya yang mulai ditumbuhi cambang halus.Dalam kesunyian perjalanannya, pikirannya jauh melayang ke belakang.Beberapa menit sebelumnya, dia bertemu lagi dengan perempuan itu. Wanita yang selama setahun ini mengusik hatinya tanpa ampun. Sosok yang pertama kali ia temui bukan dalam kondisi baik-baik saja, tapi disaat hidupnya bersama sang anak sedang runtuh."Om Dewa, tolongin Mama saya!" Dia masih ingat dengan jelas suara Zahra yang panik di depan terasnya suatu malam.Inilah awal kisah yang membuatnya kembali patah kali kedua. Tapi perempuan ini, kembali bahagia dengan lelaki yang sangat mencintainya. Bu
"Elvaro, Om," jawab Naima sambil memperhatikan sang anak di pangkuannya."Sudah umur tiga bulan, Mas." Emir menambahkan."Iya. Sudah delapan bulan yang lalu Mas Emir membawa pindah keluarga kembali ke Tulungagung.""Mas Dewa, pindah ke mana? Waktu kami ke sana, katanya Mas juga pindah.""Saya kembali ke Surabaya, Mas. Dan sudah dua hari ini saya ada urusan di Tulungagung. Makanya kemarin di kantor saya kepikiran mau mencari alamat Mas Emir. Alhamdulillah, langsung ketemu tadi." Dewa mengambil paper bag di dekatnya, kemudian memberikan pada Naima. "Mbak Nai, hadiah untuk baby boy.""Oh, makasih, Mas Dewa. Selalu saja bawain hadiah untuk anak-anak.""Nggak apa-apa, Mbak."Mereka berbincang-bincang ringan tentang pekerjaan dan hal-hal umum. Namun baik Emir maupun Naima, tidak menyinggung tentang pasangan. Melihat Dewa datang sendirian, sudah pasti dia belum menikah. Emir dan Naima menganggap masalah itu terlalu pribadi jika ditanyakan.Dewa juga ngobrol dan bercanda dengan anak-anaknya N
SETELAH AKU KAU MILIKI - 25 Dilema "Ada apa, Mas?" tanya Naima tampak ikut khawatir."Aurel sakit, Nai." Emir menunjukkan pesan yang dikirim Yesi. Dada Naima berdesir nyeri. Bukan kecewa karena momen indah mereka terganggu, tapi dia harus siap kalau Yesi akan tetap menghubungi Emir demi anak mere
SETELAH AKU KAU MILIKI - Mencarimu "Memang keputusannya harus pindah ya, Bu?" tanya kepala sekolah yang didampingi oleh Bu Umi, wali kelasnya Zahra. Mereka tampaknya menyayangkan keputusan Naima yang menemui mereka di kantor."Ya, Bu." Naima mengusap rambut Zahra yang duduk mepet di sebelahnya.I
SETELAH AKU KAU MILIKI - Sesal"Bu Nai pergi jam dua belas tadi, Pak," jawab Mak Tam dengan tubuh gemetar saat menerima bosnya duduk di ruang tamu, di rumahnya yang sangat sederhana.Saat melihat Emir berbelok menuju rumahnya tadi, Mak Tam sudah panas dingin."Apa yang terjadi, Mak?"Wanita usia l
SETELAH AKU KAU MILIKI- Pergi"Ma, kita mau ke mana?" tanya Zahra tampak kebingungan. "Kita pergi jauh. Biar Zahra nggak ketakutan lagi kalau Nenek Anjar marah-marah. Biar Zahra nggak selalu disalahkan sama nenek. Zahra nanti tinggal bersama Mama saja," jawab Naima terus melangkah sambil menyeret












Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
Mga Ratings
RebyuMore