Walaupun sedih juga karena tidak bisa membersamai Naima menjalani awal kehamilannya. Inilah yang membuat Emir berpikir keras dan akhirnya membuat keputusan yang sangat besar. Tapi justru Naima yang ragu dan memilih untuk kembali ke Tulungagung.Beberapa bulan ini tenaga dan pikirannya memang terkuras. Untuk Naima, Zahra, Aurel, kantor, mamanya, renovasi rumah, karena ulah Yesi, rasa cemburunya terhadap Dewa, belum lagi segala kendala dalam usahanya.Jika teman-teman dan rekan bisnisnya masih punya waktu untuk me time, menyenangkan diri sendiri, misalnya menghabiskan beberapa jam untuk memancing atau ngopi di luar menikmati kesendirian, tapi Emir hampir tidak pernah melakukannya. Sejak bercerai, kalau ada waktu dihabiskan bersama Aurel. Supaya anak itu tidak kehilangan kasih sayang kendati orang tuanya berpisah. Dan sekarang, dengan permasalahan seperti ini, Emir semakin sibuk. Momen menyenangkan diri sendiri hanya disaat ranjang bersama Naima. Selebihnya tidak ada. Sebenarnya hal itu
Terakhir Diperbarui : 2025-11-15 Baca selengkapnya