Pagi datang tanpa upacara.Tidak ada langit yang dramatis, tidak ada cahaya yang berusaha meyakinkan siapa pun bahwa hari ini istimewa. Aira terbangun seperti biasa—dengan kesadaran yang sudah lebih dulu terjaga sebelum tubuhnya benar-benar bergerak.Ia duduk di tepi ranjang, membiarkan kaki menyentuh lantai yang dingin. Dulu, dingin semacam ini sering ia artikan sebagai kesepian. Kini tidak lagi. Ia tahu perbedaannya. Kesepian adalah ketika seseorang menunggu sesuatu yang tak datang. Sunyi yang ia rasakan sekarang berbeda: ia hadir, lengkap, tanpa tuntutan.Aira berdiri, membuka jendela sedikit. Udara masuk perlahan, tidak tergesa. Di luar, dunia sudah bergerak—suara langkah, mesin, kehidupan orang lain yang tidak pernah benar-benar ia kenal. Semua itu tidak mengusiknya. Ia tidak merasa terpisah, tapi juga tidak ingin larut.Ia hanya berdiri di antara.Di dapur, ia menyiapkan minuman hangat. Gerakannya tenang, terukur. Ada masa ketika setiap kegiatan kecil adala
Ler mais