“Jadi apa yang terjadi kemarin?” Tanya Genta memulai membuat Zeta jengah. “Dibahas lagi, gue kan udah bilang Bang, Zeta nggak dorong Ayu!” Tegas Zeta geram dengan sikap Genta yang terus menyudutkannya. “Gue tanya apa yang terjadi Ta, gue juga tahu kalau elo nggak dorong dia!” Bantah Genta ikutan kesal. Ucapan Genta membuat Zeta cengo, memang benar yang dikatakan lelaki di sampingnya itu tidak mengatakan jika ia mendorongnya. Dia saja yang terlalu sensitive, Zeta menghela nafas mengapa justru sekarang rasanya ia ingin menangis. Padahal hanya masalah sepele. “Gak tau gue lupa!” Ucap Zeta mengalihkan pandangannya, berpura-pura memainkan ponselnya. Ia enggan mengungkitnya, setidaknya hanya terbuka pada Genta pun Zeta enggan. Zeta tidak mau memperpanjang masalah, namun kesalahannya dia enggan menjelaskan terlebih dahulu kepada Genta agar tidak ada salah paham diantara mereka. “Ya udah berarti elo yang dorong Ayu!” Ucap Genta memancing Zeta kembali.“Terserah.” Jawaban Zeta singkat me
Read more