Tiga sahabat, ah tidak hanya dua sahabat yang saling terhubung, bukan satunya hanya menjadi center. Dua dari mereka masih saling mengenal melalui nama, mulai berteman hari dimana mereka bertemu pertama kali melalui Zeta. Ira dan Salsa menatap Zeta sendu, melihat Zeta yang sejak tadi bolak balik kamar mandi karena merasa mual. Mila dengan telaten, memijat tengkuk Zeta agar rasa mual sedikit reda, merasa kasihan karena disaat Zeta mengandung janin dalam rahimnya, ia merasakan keluhan seorang hamil muda seperti kebanyakan orang. Ditambah, Zeta sampai di masa yang akan datang ia mengandung dan membesarkan buah hatinya tanpa didampingi lelaki, pasangannya. Mila benar-benar merasa bercermin dengan pada situasi yang dialami anak semata wayangnya, Zeta. Mila hanya bisa meratapi sebisa mungkin memberikan perlindungan dan rengkuhan hangat untuk Zeta tetap berjalan menempuh masa depan. Mila sangat yakin, jika saja dirinya tidak memergoki obat keras yang dimiliki Zeta. Mungkin saat ini Zeta sud
Read more