Dalam waktu satu jam, Jordi tiba dengan marah dan kesal, sambil membawa Yuyu bersamanya.Entah sudah berapa lama Yuyu menangis. Matanya sampai bengkak. Saat melihat Nia, dia kembali menangis tersedu-sedu."Ibu, Om jahat ini nggak mengizinkanku pulang!"Nia bergegas menghampiri dan memeluk putrinya. "Ibu ada di sini, jangan takut.""Huhu. Ibu, aku mau pulang.""Ya, ayo kita pulang."Nia menggendong putrinya. Dia memanggil Michael dan bersiap pergi. Jordi tiba-tiba menghalangi pintu."Kamu kira kamu bisa datang dan pergi sesuka hatimu?"Ekspresi Jordi tampak jahat. Dia melirik Michael, lalu menatap Nia."Aku sudah memberimu kesempatan, tapi kamu terus memprovokasiku!"Nia memeluk putrinya erat-erat, mundur dua langkah, dan bersembunyi di belakang Michael. Tindakan ini makin membuat Jordi marah."Michael, kamu pikir kamu bisa menyeret kami mati bersamamu?"Jordi berjalan selangkah demi selangkah menuju Michael dengan tangan di saku celananya. Saat dia mendekat, para pengawal membawa Tuan
Read More