Ketika sore hati, terlihat Rima keluar dari gerbang belakang istana kekaisaran Solaria. Ia menoleh sekilas ke kiri dan kanan, memastikan tak ada yang memperhatikan, lalu menarik tudung kepalanya lebih rendah. Langkahnya cepat, penuh kewaspadaan.Di kejauhan, di balik bayangan pepohonan dan bangunan tua, sepasang mata mengamatinya tanpa berkedip.Rima menaiki sebuah kereta kuda sederhana, jauh berbeda dari kereta istana yang biasa ia gunakan. Kusir tidak banyak bicara. Begitu Rima naik, kereta segera bergerak meninggalkan istana, menyusuri jalan sepi yang jarang dilewati orang.Bayangan itu kembali bergerak.Seseorang mengikuti dari jarak aman, berganti dari satu sudut ke sudut lain, memastikan dirinya tak pernah benar-benar terlihat.Kereta berhenti di sudut kota yang nyaris terlupakan. Rumah-rumah berdiri rapat, tua dan kusam. Rima turun, membayar kusir dengan cepat, lalu berjalan masuk ke sebuah rumah sederhana yang tampak kosong dari luar.Orang yang mengikutinya menyipitkan mata.
Last Updated : 2026-01-21 Read more