Tak terasa, sudah hampir satu tahun Andika merantau ke Bali, demi sebuah harapan mendapatkan rejeki yang lebih baik. Semua dia lakukan demi Dewi, perempuan yang baru saja dia nikahi setahun yang lalu itu. Siang itu, Andika sengaja tak mengabarkan kepulangannya. Dia berniat ingin membuat kejutan buat Dewi. Tak hanya itu, Andika sengaja mau balik ke rumah, karena dikasih kesempatan cuti seminggu sama bos besarnya. Bus Gending Jawa tujuan Denpasar - Jakarta itu, melaju jauh meninggalkan Kota Denpasar, tempat Aji mengadu nasib. "Aku rindu, Dew," batin Andika lirih. Sejenak, ia memejamkan mata. Bayangan Dewi, mulai menari-nari pelupuk matanya, di sepanjang perjalanan, menikmati rute estafet yang dia tempuh saat menuju Jakarta. *** Sore itu, waktu menunjukkan pukul 17.30 wib. Tiba di halaman rumah Dewi. Sepi. Diketuknya pintu rumah sederhana itu, hingga berkali-kali, tapi tak ada suara. Andika pun mencoba menghubungi Dewi. "Dew, dimana posisi?" tanya Andika by ponsel
Huling Na-update : 2025-12-11 Magbasa pa