"Sudahlah Ansel, kamu jangan bohong sama aku. Aku sudah telepon sekretaris kamu, kata dia kamu sudah pulang duluan sejak sore." 'Kenapa Lili bisa menelpon dia. Bisa gawat kalau dia tahu.' "Ansel," panggil Lili karena Ansel tidak ada jawaban. "Memang aku pamit pulang duluan, tapi aku kembali lagi karena ada dokumen yang tertinggal," sahut Ansel. "Pokoknya aku tidak mau tahu. Sekarang kamu jemput aku di rumah. Aku mau makan malam bersama dengan kamu malam ini," paksa Lili. "Li …." "Dalam waktu lima belas menit, kamu harus tiba di rumah. Titik." Lili memutuskan telepon secara sepihak. Ansel hanya bisa menatap handphone yang sudah mati. Lili tidak mau ditolak makan malam bersama. "Bagaimana Ansel?" tanya David ketika Ansel mendekati mereka. "Lili mengajak aku makan malam," kata Ansel lesu. "Sudah, sana kamu pergi makan malam sama Lili. Biar Papa bisa makan berdua dengan anak Papa," usir David sambil memeluk Riri. "Papa ini," kata Riri melihat sikap papanya yang seperti anak kec
最終更新日 : 2026-01-07 続きを読む