"Apa yang ingin kamu bicarakan, Evan. Apa perusahaan kamu ada masalah lagi?" ujar Liana to the point begitu duduk di meja kerjanya. Sedangkan Evan duduk di depannya. "Nggak, sekarang perusahaan aku sudah meningkat dengan sangat pesat." "Wah, itu sangat bagus. Akhirnya perusahaan kamu bisa berkembang. Aku sangat senang mendengarnya," balas Liana semringah yang sudah tahu semuanya. "Aku juga senang. Tapi …." "Tapi apa?" "Kata klien aku, sekaligus pemilik saham terbesar kedua di perusahaan aku, dia menyarankan agar menambahkan modal lagi. Ini cara yang cepat agar perusahaan semakin meningkat," terang Evan hati-hati. "Terus?" "Terus, apa kamu bisa meminjamkan modal untuk perusahaan aku. Aku jamin bisa mengembalikan uang kamu dengan cepat," kata Evan menyakinkan Liana. "Gimana ya. Aku juga lagi nggak punya uang. Modal untuk dana perusahan yang sedang maju tidak sedikit. Perusahaan aku juga masih belum stabil," gumam Liana. "Bagaimana kalau kamu pinjam dulu dari paman kamu," saran
Terakhir Diperbarui : 2026-01-02 Baca selengkapnya