Yu Li menggaruk kepalanya yang tidak benar-benar gatal. “Ah, bukan apa-apa, tadi aku hanya bingung harus berjalan ke mana karena ....”Dia sengaja tidak melanjutkan kata-katanya, tetapi Han tahu apa yang sebenarnya ingin gadis itu katakan.“Itu.” Tampaknya Yu Li coba mencari topik pembicaraan.Han meneruskan, “Aku masih ada urusan, Nona Yu Li. Kalau ada waktu senggang nanti, aku pasti akan mencarimu.”Yu Li membeku. Dia tidak tahu harus menjawab apa, juga tidak tahu harus senang atau mungkin kecewa. Namun yang jelas, kalimat 'Kalau ada waktu senggang nanti, aku pasti akan mencarimu', sukses membuat hatinya berbunga-bunga, hingga ketika Han berlalu pun, dia masih di tempat dengan senyuman tak kunjung reda.***“Satu bulan bukan waktu yang lama, tapi juga bukan waktu yang singkat.” Gu Qingren berkata penuh keyakinan.“Kita masih punya waktu!” tambahnya semakin yakin.Pelayannya yang tak bernyali, tidak berani berkomentar.Alih-alih didengarkan, mungkin pipinya yang nanti malah jadi sasa
Ler mais