Ruang interogasi itu kini diliputi sunyi yang mencekam, hanya menyisakan bau anyir darah dan aroma kematian yang ganjil. Mayat anggota Sekte Bayangan yang tadi meronta kini telah berubah total menjadi patung abu-abu yang retak-retak, seolah seluruh cairannya telah tersedot habis oleh teknik terlarang Ling Xuan.Hou Yan memberi isyarat pendek kepada anak buahnya. Tanpa suara, mereka bergerak cepat membersihkan sisa-sisa interogasi, memastikan tidak ada satu pun jejak yang tertinggal di markas bawah tanah Yanbara tersebut.Di tengah ruangan, Ling Xuan berdiri mematung. Tangannya masih sedikit gemetar, bukan karena takut, melainkan efek samping dari Jarum Penembus Roh yang baru saja membebani sarafnya. Namun, rasa sakit fisik itu kalah jauh oleh bayangan yang terus berputar di kepalanya: Ling Rou dan Ling Yue, kedua adik perempuannya, terikat oleh akar hitam pekat dan disebut sebagai "wadah" oleh suara-suara dingin dalam memori sang target.Aura dingin mulai bocor dari tubuh Ling Xua
Mehr lesen